HEBOH Kapal Bernama JKW dan Iriana di Raja Ampat, Ada Apa di Balik Tambang Nikel?

KALIMANTANLIVE.COM – Polemik tambang nikel di Raja Ampat kembali mencuat ke publik, kali ini karena munculnya video viral yang memperlihatkan sejumlah kapal pengangkut bijih nikel. Yang menjadi sorotan, kapal-kapal itu memiliki nama yang identik dengan Presiden Joko Widodo (JKW) dan istrinya, Iriana.

Publik ramai mempertanyakan apakah ada kaitan antara nama-nama kapal tersebut dengan Presiden ke-7 RI, mengingat sensitivitas isu lingkungan dan pertambangan di kawasan Raja Ampat, Papua Barat Daya, yang dikenal sebagai salah satu wilayah konservasi laut terbaik di dunia.

# Baca Juga :Raja Ampat Terancam Hancur! Kemenhut Siap Tempuh Jalur Hukum, PT MRP Disorot Tajam

# Baca Juga :Kolam Limbah Tambang Nikel di Raja Ampat Jebol! Laut Tercemar, KLHK Siapkan Sanksi Berat

# Baca Juga :Geopark Meratus Resmi Ditetapkan Sebagai UNESCO Global Geopark (UGGp) di Sidang UNESCO di Paris Perancis

# Baca Juga :Peringatan Dini BMKG Kamis 10 Oktober 2024: Kalsel, Kalteng, Kaltim Waspada Hujan Lebat

Deretan Kapal Bernama “JKW Mahakam” dan “Dewi Iriana”

Hasil penelusuran Kompas.com melalui laman Direktorat Perkapalan dan Kepelautan Kementerian Perhubungan (Ditkapel Kemenhub) mengonfirmasi bahwa kapal-kapal dengan nama TB JKW Mahakam dan tongkang Dewi Iriana memang terdaftar secara resmi.

“TB” adalah singkatan dari tug boat, kapal kecil yang digunakan untuk menarik atau mendorong kapal besar atau tongkang. Kapal tongkang sendiri umumnya tidak memiliki mesin dan perlu ditarik ke lokasi tujuan.

Diketahui terdapat delapan unit kapal dengan nama JKW Mahakam, yaitu:

JKW Mahakam 1 – PT Pelita Samudera Sreeya

JKW Mahakam 2 – PT Glory Ocean Lines

JKW Mahakam 3 – PT Pelita Samudera Sreeya

JKW Mahakam 5 – PT Sinar Pasifik Lestari

JKW Mahakam 6 – PT Pelita Samudera Sreeya

JKW Mahakam 7 – PT Permata Lintas Abadi

JKW Mahakam 8 – PT Sinar Pasifik Lestari

JKW Mahakam 10 – PT Pelita Samudera Sreeya

Sementara itu, kapal dengan nama Dewi Iriana tercatat sebanyak enam unit, yakni:

Dewi Iriana 1 – PT IMC Pelita Logistik Tbk

Dewi Iriana 2 – PT Pelita Samudera Sreeya

Dewi Iriana 3 – PT Pelita Samudera Sreeya

Dewi Iriana 5 – PT Pelita Samudera Sreeya

Dewi Iriana 6 – PT Sinar Pasifik Lestari

Dewi Iriana 8 – PT Permata Lintas Abadi

Siapa Pemilik Kapal-Kapal Ini?

Sebagian besar kapal dengan nama JKW dan Dewi Iriana dimiliki oleh PT Pelita Samudera Sreeya (PSS), anak usaha dari PT IMC Pelita Logistik Tbk (PSSI) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (kode emiten: PSSI). Kantor pusat perusahaan ini berada di Menara Astra, Jakarta.

PT PSS didirikan pada 2023 sebagai perusahaan jasa angkutan logistik tambang. Selain PSS, ada pula pemilik lain seperti PT Permata Lintas Abadi, PT Sinar Pasifik Lestari, dan PT Glory Ocean Lines.

News Feed