BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin melakukan serangkaian pemeriksaan kesehatan terhadap hewan kurban.
Salah satu fokus utama pemeriksaan tahun ini adalah mendeteksi keberadaan cacing hati pada sapi.
Dari hasil pemantauan yang dilakukan tim pemeriksa hewan kurban di lima kecamatan, ditemukan tiga ekor sapi terinfeksi cacing hati di wilayah Banjarmasin Selatan.
“Setelah kami lakukan pemeriksaan fisik dan anatomi organ dalam, ditemukan adanya kerusakan pada hati sapi yang terindikasi disebabkan oleh cacing hati,” ungkap Medik Veteriner DKP3 Banjarmasin, drh Annang Dwijatmiko, baru-baru ini.
Ia menjelaskan bahwa infeksi tersebut disebabkan oleh parasit Fasciola hepatica, yang dikenal menyerang organ hati hewan ternak, terutama sapi.
Parasit ini mengakibatkan perubahan warna serta pengerasan pada hati sapi.










