Trump Kerahkan Pasukan, Sebut Kerusuhan sebagai Ancaman Nasional
Presiden Donald Trump menyebut gelombang kerusuhan di Los Angeles sebagai “invasi oleh musuh asing.” Ia mengerahkan 4.000 tentara Garda Nasional dan 700 personel Marinir AS ke wilayah tersebut—langkah yang menuai kontroversi karena bertentangan dengan pernyataan otoritas lokal yang menyatakan masih mampu mengendalikan situasi.
“Apa yang Anda saksikan di California adalah serangan besar terhadap perdamaian, ketertiban umum, dan kedaulatan nasional,” kata Trump saat berpidato di pangkalan militer Fort Bragg, North Carolina.
“Anarki tidak akan bertahan. Kita tidak akan membiarkan kota Amerika diinvasi dan ditaklukkan oleh musuh asing,” tegasnya.
Gelombang Protes Meluas ke Kota Lain
Tak hanya di Los Angeles, gelombang unjuk rasa serupa juga dilaporkan terjadi di beberapa kota besar lainnya seperti New York, Atlanta, Chicago, dan San Francisco. Seluruh aksi tersebut dipicu oleh kebijakan keras imigrasi federal dan meningkatnya ketegangan antara warga sipil dan aparat penegak hukum.
(kalimantanlive.com/berbagai sumber)
editor : TRI








