Dalam laporan New England Journal of Medicine, pria ini menderita nefropati — gangguan serius pada ginjal yang disertai nyeri otot dan kelemahan tubuh. Ia diperkirakan mengonsumsi sekitar 1.500 mg oksalat setiap hari, jauh melampaui batas aman yang direkomendasikan oleh Academy of Nutrition and Dietetics, yakni hanya 40–50 mg per hari.
Namun, ada cara untuk mengurangi risiko ini. Menambahkan susu ke dalam teh diketahui dapat membantu menetralkan oksalat karena kandungan kalsium pada susu akan mengikat oksalat di sistem pencernaan, sehingga mencegahnya masuk ke ginjal.
BACA JUGA: Resmi! Brasil Lolos ke Piala Dunia 2026 Usai Taklukkan Paraguay, Kemenangan Perdana Ancelotti!
Selain oksalat, beberapa produk teh instan juga mengandung zat tambahan seperti fosfor dan natrium dalam kadar tinggi. Kandungan ini perlu diwaspadai, terutama bagi penderita gangguan ginjal kronis, karena dapat memperparah kondisi kesehatan.
Untuk menjaga kesehatan ginjal, para ahli menyarankan agar konsumsi teh tidak melebihi satu cangkir per hari. Kunci utamanya adalah menghindari konsumsi berlebihan dan selalu menjaga keseimbangan dalam pola hidup.
Sumber: Fajar Harapan







