BANJARMASIN, Kalimantanlive.com — Menikmati secangkir teh hangat di pagi hari memang terasa menenangkan. Namun, jika dikonsumsi berlebihan, terutama teh hitam, kebiasaan ini bisa menimbulkan risiko bagi kesehatan ginjal.
Mengutip laporan dari Times of India, teh mengandung senyawa alami bernama oksalat. Jika dikonsumsi dalam jumlah tinggi, oksalat dapat menumpuk dalam tubuh dan berikatan dengan kalsium di dalam urin.
BACA JUGA: CATAT! Ini 5 Golongan Pekerja yang Dipastikan Tidak Akan Dapat BSU 2025, Anda Termasuk?
Proses ini bisa membentuk kristal yang memicu munculnya batu ginjal, terutama dari teh hitam yang diketahui memiliki kadar oksalat lebih tinggi dibanding jenis teh lainnya.
Lembaga kesehatan National Institutes of Health (NIH) di Amerika Serikat mencatat bahwa konsumsi teh dalam jumlah besar — antara enam hingga delapan cangkir per hari — bisa meningkatkan risiko batu ginjal. Sebaliknya, teh hijau dan teh herbal biasanya mengandung oksalat lebih rendah dan dianggap lebih aman bagi kesehatan ginjal.
Satu kasus ekstrem pernah dilaporkan di AS: seorang pria mengalami gagal ginjal setelah rutin meminum hingga 16 gelas es teh setiap hari.








