Ia merincinkan, lomba balogo akan mempertandingkan berbagai nomor, di antaranya ;
Kelas bertiga laki-laki
Kelas bertiga perempuan
Kelas berdua laki-laki
Kelas berdua perempuan
Kelas perorangan laki-laki
Kelas perorangan perempuan
Kelas campuran
Balogo sendiri kini kian mendapatkan tempat di hati masyarakat, terutama setelah menjadi bagian dari Induk Olahraga (Inorga) di bawah naungan KORMI (Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia). Setelah dua kali tampil sebagai cabang ekshibisi di ajang Pekan Olahraga Nasional (Pornas), insya Allah balogo akan resmi diperlombakan secara nasional pada Pornas KORMI akhir Juli mendatang di NTB.
Kamaruddin menjelaskan bahwa olahraga di Indonesia terbagi dalam dua ranah utama: olahraga prestasi yang dibina oleh KONI, dan olahraga masyarakat/tradisional di bawah KORMI. Balogo masuk dalam kategori terakhir bersama cabang seperti olahraga kebugaran dan ekstrem.
Selain mengangkat budaya, geliat olahraga balogo juga membuka peluang usaha baru di Kotabaru. Perlengkapan balogo kini telah memiliki standar nasional, dan sejumlah pengrajin lokal telah mampu memproduksinya secara mandiri.







