Indonesia Beli 48 Jet Tempur Kaan Rp 162 Triliun, Pecahkan Rekor Ekspor Militer Turki!

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Indonesia kembali membuat gebrakan di panggung militer internasional! Setelah menjalin kesepakatan strategis dengan Perancis untuk tambahan jet tempur Rafale, kini Indonesia resmi membeli 48 unit jet tempur generasi kelima Kaan buatan Turki dengan nilai fantastis: Rp 162 triliun!

Pengumuman besar ini disampaikan langsung oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan melalui akun resmi X pada Rabu, 11 Juni 2025. Dalam unggahannya, Erdogan menyebut Indonesia sebagai “negara sahabat dan saudara”, sekaligus menandai pencapaian ekspor militer terbesar dalam sejarah Turki.

# Baca Juga :Kalahkan Segala Merek! Galaxy A16 5G Jadi HP Android Paling Laris di Dunia

# Baca Juga :Resmi Dimulai! Arab Saudi Umumkan Musim Umrah 1447 H dan Buka Visa Jemaah Asing

# Baca Juga :KABAR GEMBIRA! 1.800 Barang Kiriman Jemaah Haji Senilai Rp 2,4 M Bebas Bea Masuk

# Baca Juga :Perpanjang SIM Kini Harus Tes Psikologi! Ini Alasannya dan Cara Mengikutinya

“Sebagai bagian dari perjanjian yang ditandatangani dengan negara sahabat dan saudara kita, Indonesia, sebanyak 48 Kaan akan diproduksi di Turkiye dan dikirim ke Indonesia,” ujar Erdogan.

Jet Tempur Canggih & Kerja Sama Teknologi Strategis

Nilai kontrak pembelian ini mencapai 10 miliar dolar AS (setara Rp 162 triliun), menjadikannya sebagai rekor ekspor militer tertinggi yang pernah dicapai Turki. Pengiriman jet Kaan akan dilakukan secara bertahap selama sepuluh tahun ke depan.

Tak hanya membeli, Indonesia juga dilibatkan dalam transfer teknologi dan proses produksi. Erdogan menegaskan bahwa kapabilitas manufaktur Indonesia akan dimanfaatkan dalam proyek ini, mempererat kerja sama industri pertahanan kedua negara.

Jet tempur Kaan merupakan kebanggaan Turkish Aerospace Industries (TAI). Jet ini telah melakukan penerbangan perdana pada Februari 2024, dan disebut-sebut bakal menjadi pesaing langsung jet generasi kelima seperti F-35.

Turki Bangkit Jadi Raksasa Pertahanan Global

Keberhasilan menjual Kaan ke Indonesia menjadi bukti konkret kebangkitan industri militer Turki di panggung global. Tahun 2024 lalu, ekspor sektor pertahanan Turki tembus US$ 7,1 miliar (Rp 115 triliun), naik drastis dari tahun-tahun sebelumnya. Tak hanya Kaan, drone Bayraktar juga menjadi ikon ekspor senjata Turki yang diperhitungkan.

Indonesia Mainkan Diplomasi Persenjataan Multiarah

Kesepakatan jet tempur dengan Turki ini terjadi hanya beberapa pekan setelah Presiden Prabowo Subianto menerima Presiden Prancis Emmanuel Macron di Jakarta. Dalam kunjungan tersebut, kedua negara menandatangani Letter of Intent (LoI) untuk penambahan unit jet tempur Rafale, melengkapi kontrak 42 unit sebelumnya senilai lebih dari Rp 130 triliun.

Rafale sendiri pernah jadi sorotan setelah tertembak jatuh dalam insiden perbatasan India–Pakistan. Namun, pesawat buatan Dassault Aviation itu tetap dipandang sebagai salah satu jet tempur paling mumpuni di dunia.