“Voting dilakukan berdasarkan posisi, dari penjaga gawang sampai penyerang. Hanya pemain asal Indonesia yang bisa dipilih, termasuk pemain diaspora yang akan bermain di Liga Indonesia musim depan,” jelas Erick.
Langkah ini disebut sebagai upaya PSSI untuk meningkatkan eksposur dan kebanggaan terhadap pemain lokal, yang selama ini masih kalah pamor dibanding pemain asing di kompetisi domestik.
BACA JUGA: Persija Siap Dukung Pemain ke Timnas U-23, Prapanca: Tim Tetap Solid dengan Pelapis Muda
“Kita ingin pemain Indonesia lebih dikenal dan dicintai suporter. Jangan sampai sorotan hanya tertuju pada pemain asing,” lanjutnya.
Selain Indonesian All-Star, peserta Piala Presiden 2025 meliputi Persib Bandung (juara Liga 1 2024/2025), Dewa United (runner-up Liga 1 2024/2025), Arema FC (juara bertahan Piala Presiden), serta dua tim undangan dari luar negeri: Port FC (Thailand) dan Oxford United (Inggris).
Keenam tim akan dibagi ke dalam dua grup, dan Erick memastikan bahwa dua tim asing tidak akan berada dalam grup yang sama.







