Program ini, petugas kesehatan menjemput bola, mengunjungi calon pasien dengan kriteria tertentu baik lansia, warga yang tinggal sebatang kara, penyandang disabilitas dan warga yang kesulitan secara ekonomi menerima layanan homecare.
“Alhamdulillah, pelaksanaan homecare oleh Puskesmas Murung Pudak ini sudah 51 persen, sudah menjamah warganya,” jelasnya.
Diketahui, Pemkab Tabalong melalui Dinkes menargetkan pelayanan Homecare di tingkat kabupaten mampu mencapai 20.340 pasien.
Implementasi hingga 26 Mei 2025 lalu telah dikunjungi 35,13 persen atau sebanyak 7.179 pasien yang telah mendapatkan pelayanan homecare.
Berdasarkan kunjungan mendadak yang dilakukan, ke depan pihaknya akan mengupayakan relokasi Puskesmas Murung Pudak ke lokasi yang baru.
Alasaanya karena kompleks bangunan Puskesmas yang ada, dikatakan tidak refresentatif lagi untuk memberikan pelayanan, terasa sempit atau kecil, sementara intensitas pasien yang berobat tinggi.
Kalimantanlive.com/ A Hidayat







