BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Polsek Banjarmasin Timur mengungkap kasus temuan mayat pria yang ditemukan tewas di sekitaran sungai di kawasan Sungai Jalan Sungai Bilu Laut, Jumat (6/6/2025) sekira pukul 23.00 Wita.
Korban adalah M. Jalil (46) warga Kampung Melayu Seberang Masjid yang tewas bersimbah darah, dan menderita sebanyak tiga mata luka senjata tajam (Sajam) oleh dua orang pelaku.
Adapun kedua pelaku adalah Kamrani dan Basit. Salah satu pelaku, yakni Kamrani berhasil diamankan petugas, sementara pelaku Basit sampai saat ini masih bertatus DPO dan pengejaran petugas.
BACA JUGA:
Curi Motor di Hotel, Warga Pekapuran Raya Diamankan Polsek Banjarmasin Timur
Kapolsek Banjarmasin Timur, AKP Morris Widhi Harto megungkapkan motif dari kejaian itu adalah perkelahian, yang diawali cekcok adu mulut antara korban dan pelaku yang dipicu karena hutang piutang.
“Awal mulanya korban datang ke rumah pelaku Kamrani dengan tujuan menagih utang piutang sebanyak Rp 2 juta rupiah. Saat tiba disana, korban mencari pelaku Kamrani dengan menayakan kepada pelaku Basit,” ujar AKP Morris didampingi Kanit Reskrim, Iptu Hendra Agustian Ginting dalam prease release di Mapolsek Banjarmasin Timur, Jumat (13/6/25) pagi.
Dengan penuh emosi, korban langsung memasuki rumah pelaku. Saat melihat pelaku, korban langsung melontarkan kata-kata kasar dan menendang pelaku menggunakan kaki kanannya dan mengenai dada hingga terjatuh.
Melihat kejadian itu, pelaku Basit pun langsung merangkul korban. Lantaran ia melihat korban ingin mengambil Sajam yang diselipkan di baju bagian belakang.
“Sementara pelaku Kamrani langsung mengambil Sajam jenis tombak. Dia langsung keluar, dan melihat saudara Basit sudah terluka di bagian paha terkena Sajam milik korban,” jelasnya.
“Posisi korban saat itu sudah terjatuh ke sungai. Saat dia ingin naik perahu, pelaku Kamrani langsung menombaknya sebanyak 2 kali dan mengenai muka dan belakang korban,” tambah Kapolsek.







