Untuk itu, pertunjukan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memegang peran penting dalam menjaga tradisi budaya Banjar yang kaya.
Masih menurut Taufikurrahman, musik panting memiliki peran penting dalam pelestarian budaya Banjar. Melalui musik, tarian, dan busana, pertunjukan ini mewariskan nilai-nilai, sejarah, dan legenda budaya Banjar kepada generasi muda.
Tak kalah penting, sambung Taufikurrahman, pelaksanaan kegiatan ini upaya pembinaan terhadap seniman/generasi muda untuk tetap dan terus berkreasi, sehingga musik panting tetap terpelihara dan berkembang.
Selain menciptakan generasi penggiat musik panting baru dalam upaya menunjang pelestarian musik di provinsi Kalimantan Selatan.
Oleh karenanya ada beberapa poin tujuan dilaksanakan festival ini antara lain adalah, menjadikan wahana dan sarana bagi generasi muda/pelaku seni atau komunitas seni tradisi musik panting agar dapat mengapresiasi musik daerah sendiri sehingga tercipta rasa saling menghargai dan rasa bangga memiliki keragaman musik tradisi daerah.
Meningkatkan kreatifitas, produktifitas dan kualitas generasi muda pelaku seni atau komunitas musik panting khususnya di Kabupaten Kotabaru dan di Kalimantan Selatan pada umumnya.
Memperkenalkan, mempromosikan dan menyebarluaskan produk karya seni daerah, khusunya seni tradisi musik panting.







