NGERI! Iran Gempur Tel Aviv dengan Ratusan Rudal dan Drone, Dunia di Ambang Perang Besar

KALIMANTANLIVE.COM – Dunia terkejut! Iran resmi melancarkan serangan balasan skala penuh terhadap Israel pada Jumat malam, 13 Juni 2025, dalam operasi militer bertajuk “Janji Sejati 3”. Ratusan drone dan rudal balistik ditembakkan ke berbagai kota besar di Israel, termasuk Tel Aviv dan Yerusalem, sebagai respons terhadap serangan udara Israel sehari sebelumnya yang menghantam fasilitas nuklir dan membunuh komandan senior militer Iran.

Tel Aviv Terbakar, Yerusalem Diguncang Ledakan

Sekitar pukul 01.30 dini hari Sabtu, ledakan dahsyat mengguncang Tel Aviv dan Yerusalem. Menurut militer Israel, kurang dari 100 rudal diluncurkan dalam gelombang pertama, sementara gelombang kedua menyebabkan kebakaran hebat di beberapa lokasi di Tel Aviv, seperti terlihat dalam video dan foto yang viral di media sosial.

# Baca Juga :Indonesia Kutuk Serangan Israel ke Iran, Kemlu Serukan Penahanan Diri

# Baca Juga :Kobaran Api & Awan Debu: Israel Dilanda Bencana Alam Terbesar Tahun Ini

# Baca Juga :Israel Dilanda Kebakaran Terbesar dalam Satu Dekade: Yerusalem Terancam, Ribuan Dievakuasi

# Baca Juga :Damai di Samping Anak-anak Namun Hiu Serang Prajurit Israel, Netizen: “Hiu Tahu Mana yang Harus Dimakan”

Meski sistem pertahanan udara Iron Dome berhasil mencegat banyak serangan, beberapa rudal lolos dan menghantam kawasan permukiman. Drone Iran juga dilaporkan melintasi Jalur Gaza sebelum masuk ke wilayah udara Israel, memicu kilatan terang di langit Yerusalem.
Amerika Serikat Turun Tangan, Tapi Membantah Terlibat Langsung

Amerika Serikat membantu Israel menangkis serangan dengan sistem pertahanan gabungan, menurut pejabat AS yang dikutip CBS News. Namun, Menlu AS Marco Rubio menegaskan bahwa Washington tidak terlibat dalam serangan awal Israel terhadap Iran.

Di sisi lain, dua jet tempur Israel dilaporkan ditembak jatuh di atas wilayah udara Iran, klaim yang disampaikan oleh media pemerintah Iran namun belum dikonfirmasi pihak independen.
Jumlah Korban Terus Bertambah

Dampak dari serangan Iran begitu mengerikan: 40 warga Israel dilarikan ke rumah sakit, dua di antaranya dalam kondisi kritis, menurut laporan BBC. Serangan sebelumnya dari Israel ke Iran menewaskan 78 orang, termasuk pejabat militer tinggi, dan melukai lebih dari 320 warga sipil, ungkap Duta Besar Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, di hadapan Dewan Keamanan.

Korps Garda Revolusi Islam Iran menyatakan bahwa serangan mereka menggunakan sistem senjata berpemandu presisi dan menargetkan pangkalan militer Israel.

“Musuh gagal menangkal gelombang serangan rudal kami,” bunyi pernyataan resmi mereka.