Google menyasar pengguna yang lebih menyukai metode belajar auditori, agar pencarian informasi menjadi lebih mudah diakses dan tidak terbatas pada teks saja.
Namun, pengumuman ini muncul di tengah kekhawatiran industri media, menyusul laporan Wall Street Journal yang menyebut bahwa teknologi AI seperti ini dapat berdampak pada penurunan trafik pengunjung ke situs-situs berita.
Sumber: Fajar Harapan







