Proses ini membutuhkan air dalam jumlah besar dan berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan di daerah pertambangan.
Karena itu, para ahli menyebut adanya “utang karbon” dalam setiap mobil listrik baru — yaitu emisi yang dihasilkan selama proses manufaktur sebelum kendaraan tersebut digunakan di jalan.
Sumber: Fajar Harapan







