KALIMANTANLIVE.COM – Wabah penyakit menular seksual kian mengkhawatirkan. Data terbaru dari Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) menyebutkan bahwa sebanyak 23.347 warga Indonesia telah terjangkit sifilis, atau yang dikenal masyarakat sebagai raja singa, per 2024.
Di level global, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa pada tahun 2022 terdapat sekitar 8 juta kasus sifilis yang menjangkit usia produktif 15–49 tahun di seluruh dunia.
# Baca Juga :Geger! 17 ASN di Palangka Raya Terindikasi Narkoba, Pemkot Siapkan Sanksi Tegas
# Baca Juga :Tanda Bahaya! Calon Lawan Indonesia, Arab Saudi Bungkam Haiti di Piala Emas 2025
# Baca Juga :Ambisi Gila Bangkit dari Kegagalan Metaverse! Meta Gelontorkan Rp244 Triliun demi “Superintelligence” AI
# Baca Juga :Waspada Cuaca Ekstrem Hari Ini! 13 Daerah di Kalsel Terancam Badai Petir, Ini Rinciannya
“Sifilis itu gak pilih-pilih. Yang gak ‘nakal’ pun bisa kena. Jadi, jangan cuma jaga image, jaga kesehatan juga!” tulis akun Instagram resmi Kemenkes, dikutip Selasa (17/6/2025).
Penyakit ini tidak hanya menular melalui hubungan seksual, tapi juga bisa menyebar lewat sentuhan luka terbuka, bahkan dari ibu ke bayi. Karena itu, sangat penting bagi masyarakat untuk mengenali gejalanya sedini mungkin agar bisa ditangani secara tepat.
Bagaimana Sifilis Menular?
Sifilis disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum dan paling umum menular melalui:
Hubungan seksual vaginal, anal, maupun oral
Kontak langsung dengan luka atau ruam sifilis, tanpa harus melalui penetrasi seksual
Ciuman atau kontak dengan luka sifilis di mulut, bibir, atau payudara
Penularan dari ibu ke bayi saat kehamilan atau persalinan
Transfusi darah yang tidak aman
WHO menyebutkan bahwa seseorang yang terinfeksi bisa menularkan sifilis hingga dua tahun setelah pertama kali terinfeksi.
Gejala-Gejala Sifilis Berdasarkan Tahapan
Sifilis berkembang dalam empat tahap, dan gejalanya bisa berbeda-beda pada setiap orang:
1. Sifilis Primer
Muncul luka kecil (chancre) di area tempat bakteri masuk (alat kelamin, mulut, atau anus)
Tidak terasa sakit dan sering tidak disadari
Luka biasanya muncul sekitar 3 minggu setelah infeksi dan sembuh dalam 3–6 minggu
2. Sifilis Sekunder
Setelah luka sembuh, bisa muncul:
Ruam merah kecokelatan, tidak gatal, di tubuh, tangan, atau kaki
Luka seperti kutil di mulut atau alat kelamin
Rambut rontok, demam, nyeri otot, kelelahan, sakit tenggorokan, pembengkakan kelenjar
Gejala ini bisa muncul dan hilang berulang kali jika tidak diobati







