Antara lain, meningkatkan apresiasi generasi muda dan masyarakat masyarakat terhadap budaya dan sejarah Indonesia.
Kemudian untuk memperkenalkan sejarah dan warisan budaya Indonesia kepada generasi muda, serta embangkitkan rasa bangga dan mengukuhkan peran museum sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan mereka.
Untuk itu Taufikrrahman berharap, LCCM diselenggarakan ini menjadi wadah penting bagi generasi muda untuk mendalami dan memahami sejarah dan warisan budaya Indonesia.
*LCCM telah terbukti menjadi program publik yang dapat menjadi contoh dan diimplementasikan oleh museum-museum lain di seluruh Indonesia. Inisiatif ini mendorong lahirnya generasi yang berbudaya dan siap menghadapi tantangan masa depan,” terangnya.
LCCM diikuti siswa-siswi jenjanf SMP/MTs se-Kabupaten Kotabaru. Ada 18 sekolah ikut berpartisipasi dengan rincian, peserta sebanyak 53 orang, pendamping 7 orang, panitia 12 orang, juri 3 orang.
Sebagai juara LCCM dilaksanakan dua hari lalu adalah, juara 1 SMPN 3 Kotabaru, juara 2 SMPN 1 Kelumpang Hilir, juara 3 SMP Indocement Tarjun, dan juara 4 SMPN 4 Kotabaru.
Kalimantanlive.com/Ger
Editor : Rian







