GAWAT! BP Haji Temukan Petugas “Nebeng” Naik Haji, Menag Nasaruddin: Jangan Lukai Mereka yang Berkeringat

Mayoritas Petugas Diapresiasi, Tapi Jangan Tutup Mata atas Masalah

Meski mengkritik sebagian oknum, Dahnil tetap memberikan apresiasi kepada petugas yang bekerja dengan penuh dedikasi. “Banyak juga yang bekerja ikhlas, tulus, dan profesional. Tapi tetap saja, kita tak boleh menutup mata terhadap kasus-kasus seperti ini,” katanya.

Dahnil menyoroti bahwa jumlah petugas belum sebanding dengan ledakan jumlah jemaah. Kondisi ini membuat kualitas pelayanan harus terus ditingkatkan, bukan hanya dari sisi kuantitas, tapi juga komitmen moral dan integritas.

Petugas atau Penumpang? Polemik Ini Jadi Pekerjaan Rumah Besar Jelang Haji 2026

Polemik ini membuka ruang evaluasi besar di tengah pujian atas penyelenggaraan haji tahun ini. Di satu sisi, ada pengakuan atas dedikasi luar biasa petugas. Di sisi lain, terdapat fakta menyedihkan bahwa ada yang menyalahgunakan amanah untuk kepentingan pribadi.

Pertanyaannya kini: Apakah rekrutmen petugas akan diperketat? Akankah “penumpang berseragam petugas” tersingkir tahun depan? Publik menanti langkah tegas dan reformasi sistemik agar ibadah haji benar-benar jadi momentum pelayanan, bukan keuntungan pribadi berkedok tugas suci.

(kalimantanlive.com/sumber lainnya)

editor : TRI