BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – PT Arutmin Indonesia terus meningkatkan upaya pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat sekitar tambang, sebagai komitmen pascatambang di Kalimantan Selatan. Bukti dari komitmen itu, Arutmin berhasil mencatat sejarah pertama kali meraih penghargaan Proper Emas 2024 dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).
“Arutmin menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) melalui berbagai upaya, termasuk penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP), pengelolaan lingkungan yang baik, dan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM),” kata External Affairs Coordinator PT Arutmin Indonesia Kalsel, Miftakhul Maruf Ardhiansyah pada Workshop dan Silaturahmi PT AI bersama Media di Favehotel Banjarmasin, Selasa (17/6/2025).
Miftakhul mengatakan saat ini isu terkait lingkungan memberikan dampak negatif kepada masyarakat. Hal ini menjadi pertimbangan Arutmin untuk berkomitmen mengelola lahan pascatambang agar tidak berdampak negatif terhadap masyarakat.
“Arutmin berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, lestari, dan harmonis, serta meminimalisir dampak kegiatan operasional terhadap lingkungan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Departemen Environment & Comdev PT Arutmin Mahmud Haris menjelaskan terkait pengelolaan lingkungan Arutmin melakukan rehabilitasi lahan pasca-tambang untuk mengembalikan fungsi ekosistem dan meningkatkan keanekaragaman hayati.
Arutmin memiliki sistem pengelolaan air yang efektif untuk mengurangi dampak pencemaran air dan memastikan kualitas air yang baik. Selain itu, Arutmin melakukan upaya pengurangan emisi gas rumah kaca melalui penggunaan teknologi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.







