Arutmin Tambang Satui mendapat PROPER Hijau berkat program HIACE yang menggantikan ekskavator diesel dengan ekskavator hybrid bertenaga listrik guna mengurangi emisi kendaraan.
Arutmin Tambang Batulicin turut meraih PROPER Hijau melalui program KOMPAS (Kompos Organik Massal Produksi Alat Sederhana), yang menciptakan media pembibitan tanpa polybag untuk mengurangi limbah plastik.
Sementara itu, Arutmin NPLCT mendapatkan penghargaan berkat program penanaman rambai sebagai pakan alternatif bekantan untuk mendukung kelangsungan populasi primata tersebut di sekitar areal NPLCT.
Arutmin juga meraih PROPER Biru melalui Arutmin Tambang Senakin dengan program pemanfaatan filter karbon aktif dari tanaman invasif akasia di area reklamasi guna menurunkan beban pencemar air.
PT Arutmin Indonesia merupakan anak usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI), telah beroperasi di Kalimantan Selatan sejak tahun 1981, awalnya sebagai kontraktor pertambangan batubara pemerintah berdasarkan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B).
Saat ini operasi tambang Arutmin ada lima lokasi, yakni Asam-asam, Kintap, Satui, Bulicin dan Senakin, serta satu Terminal Khusus NPLCT (North Pulau Laut Coal Terminal) yang tersebar di Kabupaten Tanah Laut, Tanah Bumbu dan Kotabaru.
Kalimantanlive.com/eep
Editor: elpian







