Sementara itu, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang sebelumnya tampak menjaga jarak dari konflik militer Israel, kini mulai menunjukkan kecenderungan untuk terlibat lebih aktif.
Trump bahkan menyatakan bahwa ia menginginkan lebih dari sekadar gencatan senjata.
Sebagai sinyal kesiapan militer, AS telah mengirim tambahan jet tempur ke kawasan serta mengerahkan kapal induk USS Nimitz.
BACA JUGA: Iran Memanas! 380 WNI Terjebak, Evakuasi Hanya Bisa Lewat Jalur Darat karena Wilayah Udara Ditutup
Ribuan personel militer juga telah ditempatkan di negara-negara sekitar Iran yang dinilai strategis secara geografis.
Ketegangan makin memanas setelah Trump, lewat akun resminya di Truth Social, menyebut Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, sebagai “target yang mudah dikenali.”







