Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza menyoroti kendala SLIK bermasalah, legalitas usaha (NIB/SKU), serta keterbatasan agunan yang menghambat graduasi debitur. Ia berjanji kementerian akan memfasilitasi solusi melalui skema KUR khusus dan kemitraan.
Rakor dihadiri Wamen UMKM, para deputi, Plt Asisten Perekonomian Setdaprov Kalsel Isharwanto, Kadiskop‑UMKM Kalsel Gusti Yanuar Noor Rifai, Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK, pimpinan Bank Kalsel, kepala daerah, lembaga penyalur, serta pelaku UMKM se‑Kalimantan.
Rakor ini merupakan sesi ketiga dari lima rangkaian regional yang digelar Kementerian UMKM untuk mengevaluasi, memecahkan masalah, dan memperkuat sinergi penyaluran KUR sepanjang 2025.
Sumber: MC Kalsel







