KALIMANTANLIVE.COM – Kabar baik bagi para calon mahasiswa/praja/taruna yang ingin masuk sekolah kedinasan 2025 tanpa harus menyertakan nilai UTBK SNBT! Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah merilis jadwal resmi pendaftaran Sekolah Kedinasan 2025, yang akan dimulai pada 29 Juni 2025. Tahun ini, tersedia 3.252 formasi yang tersebar di 7 kementerian/lembaga.
Salah satu sorotan utama dalam seleksi tahun ini adalah perubahan syarat administrasi terkait penggunaan nilai UTBK. Bila tahun lalu dua sekolah kedinasan, yakni PKN STAN dan Poltek SSN, mewajibkan nilai UTBK, kini PKN STAN menyatakan tidak lagi menggunakan nilai UTBK 2025 sebagai syarat pendaftaran.
# Baca Juga :Piala Dunia Antarklub 2025 Kacau Balau! Rumput Kering, Panas Ekstrem, Tiket Sepi, dan Skor Jomplang Jadi Sorotan
# Baca Juga :Putin Janji Banjiri RI dengan Minyak! Rusia Siap Bantu Prabowo Genjot Produksi Migas Nasional
# Baca Juga :Gattuso Resmi Tangani Timnas Italia! Janji Bangkitkan Semangat Azzurri dan Ikuti Jejak Lippi
# Baca Juga :Enzo Fernandez Janji Lebih Ganas Musim Depan! Target Tambah Gol dan Assist untuk Chelsea!
“SPMB PKN STAN 2025 tidak menggunakan nilai UTBK lagi sebagai syarat administrasi,” demikian keterangan resmi panitia melalui laman Frequently Asked Questions (FAQ) Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) PKN STAN.
Sementara itu, Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) belum memberikan kepastian apakah nilai UTBK masih berlaku untuk seleksi tahun ini. Informasi resminya dijadwalkan diumumkan pada 28 Juni 2025, sehari sebelum pendaftaran dibuka.
Daftar Sekolah Kedinasan 2025 yang Tidak Memakai Nilai UTBK
Mengacu pada ketentuan seleksi 2024 dan konfirmasi terbaru dari PKN STAN, berikut adalah sekolah-sekolah kedinasan yang tidak mensyaratkan nilai UTBK 2025:
Kementerian Keuangan (Kemenkeu)
Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)
Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG)
Badan Pusat Statistik (BPS)
Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS)
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)
Badan Intelijen Negara (BIN)
Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)
Kementerian Perhubungan (Kemenhub)
23 sekolah transportasi yang tergabung dalam sistem Sipencatar Kemenhub, seperti:
Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD) Bekasi
Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta
Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi
Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Surabaya, Makassar, Medan, Palembang, Jayapura







