Namun tak lama setelah itu, Mukatin pingsan di kursi belakang mereka. Adnan segera memanggil tenaga medis yang memberikan pertolongan darurat, tapi nyawa Mukatin tak tertolong.
“Begitu saya kembali ke kursi, saya lihat Umi bersandar. Saat saya panggil, beliau tidak menjawab. Biasanya dijawab ‘apah cong’ (ya nak). Tapi kali ini diam dan napasnya tersengal,” kisah Adnan lirih.
Tenaga medis kembali dikerahkan. Namun, Salimah juga dinyatakan meninggal dunia di tempat.
Dimakamkan di Kampung Halaman
Sesampainya di Bandara Internasional Juanda, kedua jenazah langsung dibawa menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Haji Sukolilo, Surabaya.
Setelah menjalani proses di rumah sakit, jenazah dipulangkan ke kampung halaman di Bangkalan dan telah dimakamkan pada pukul 13.00 WIB, hari yang sama.
PPIH Imbau Pemeriksaan Ketat bagi Jemaah Lansia
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan kesehatan intensif terhadap jemaah lansia, baik sebelum keberangkatan maupun saat perjalanan pulang.
Sugiyo mengimbau keluarga dan petugas haji untuk lebih waspada terhadap kondisi jemaah, terutama yang berusia lanjut atau memiliki riwayat penyakit kronis seperti hipertensi.
(kalimantanlive.com/sumber lainnya)
editor : TRI







