Bawaslu Sedang Telusuri Informasi Pemasangan Stiker Paslon Diselip Duit di Beberapa Rumah Barito Utara

MUARA TEWEH, KALIMANTANLIVE.COM – Di tengah banyaknya harapan agar rangkaian menuju Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Barito Utara berjalan fair, muncul isu pemasangan stiker diselipkan uang di beberapa rumah warga di Kabupaten Barito Utara.

Meskipun belum merata di semua rumah namun kabar tersebut santer terdengar sejak kemarin dan mulai mewarnai percakapan di media-media sosial dan dunia nyata.

Didunia nyata, menurut cerita seorang Bapak kepada Kalimantan Live, dirumah ibunya yang berprofesi sebagai seorang PNS juga sempat ditawari agar ditempeli stiker dengan diberikan uang untuk ijin menempelkannya, akan tetapi ditolaknya.

BACA JUGA : Tak Ingin Money Politics Dan Pelanggaran Terulang, KPU Barito Utara Adakan Deklarasi Komitmen Bersama

“Ada janji juga, berikutnya akan ada lagi,” kata Bapak yang tidak mau namanya disebutkan tersebut.

Adapun Mahyudin, warga Barito Utara yang mengaku sangat mengidamkan proses demokrasi di Barito Utara yang berjalan dengan bersih dan jujur, meminta agar warga turut proaktif mengawasi jalannya rangkaian PSU ini.

“Kami berharap masyarakat barito utara benar-benar ikut aktif mengawasi dan melaporkan apabila terjadi pembagian politik uang,” ajaknya kepada warga masyarakat.

Deklarasi Komitmen Bersama untuk tidak melakukan politik uang yang digelar di Waterfront City Muara Teweh kemarin, menurutnya jangan hanya dipandang sebagai kegiatan seremonial, karena disana terdapat sumpah janji yang luar biasa konsekwensinya apabila dilanggar.

Kepada semua Pasangan Calon yang berkontestasi, ia sangat berharap agar para paslon jangan memulai membuat celah-celah atau mensiasati dengan praktik-praktik yang ditengarai mengarah kepada politik uang dalam bentuk apa pun.