Prancis: Hindari Eskalasi Konflik
Presiden Emmanuel Macron menggelar rapat darurat dan berkoordinasi dengan para pemimpin regional.
“Semua pihak harus menahan diri demi mencegah konflik lebih luas,” ujar Menlu Prancis Jean-Noel Barrot.
China: Serukan Gencatan Senjata
China mengutuk serangan AS dan mendesak segera dilakukan penghentian tembak-menembak.
“Terutama Israel, hentikan serangan sekarang juga,” tulis Kemenlu China.
Vatikan: Umat Manusia Ingin Perdamaian
Paus Leo XIV mengangkat isu ini dalam doa Angelus di Vatikan.
“Seluruh dunia menyerukan perdamaian. Perang harus diakhiri sebelum semuanya terlambat.”
Arab Saudi: Keprihatinan Mendalam
Arab Saudi menyuarakan kekhawatiran atas situasi yang memburuk di kawasan Teluk.
“Kami menyerukan semua upaya untuk menahan diri dan redakan ketegangan.”
Pakistan: Pelanggaran Hukum Internasional
Sebagai negara Muslim pemilik senjata nuklir, Pakistan mengecam keras tindakan AS.
“Iran punya hak bela diri yang dijamin dalam Piagam PBB,” tegas Menlu Pakistan.
Hamas: Ini Agresi Brutal
Kelompok Hamas menuding serangan AS sebagai agresi terang-terangan terhadap Iran.
“Ini adalah pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional.”
Houthi: Deklarasi Perang
Kelompok Houthi yang didukung Iran juga mengecam serangan ini.
“Trump mendeklarasikan perang terhadap rakyat Iran. Kami akan berdiri bersama mereka.”
Kesimpulan: Dunia dalam Ketegangan Baru
Serangan Amerika ke Iran telah memicu gelombang reaksi global yang mencerminkan betapa sensitifnya stabilitas di Timur Tengah. Ketegangan yang terus meningkat membuka kemungkinan terjadinya konflik regional yang lebih luas, dengan konsekuensi ekonomi, politik, dan kemanusiaan yang sangat besar.
(kalimantanlive.com/sumber lainnya)
editor : TRI







