“Iran, yang selama ini menjadi sumber kekacauan di Timur Tengah, kini menghadapi pilihan: berdamai atau bersiap menghadapi serangan yang lebih besar dan lebih cepat,” tegas Trump dalam pidatonya pada Sabtu malam (21/6/2025) waktu setempat.
Pernyataan Iran yang menjadikan warga sipil sebagai target potensial memicu kecaman internasional dan meningkatkan kekhawatiran akan pecahnya konflik berskala luas di kawasan.
Sumber: Fajarharapan.id







