MUARA TEWEH, KALIMANTANLIVE.COM – Rapat Kerja (Raker) Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Barito Utara yang rencananya akan digelar pada tanggal 24 Juni mendatang mendapat apresiasi sekaligus masukan dari tokoh Dayak Barito Utara Suria Baya.
Tokoh masyarakat yang juga Wakil Ketua Umum DAD sekaligus Ketua Gerakan Pemuda Dayak (Gerdayak) Kabupaten Barito Utara ini memberikan apresiasi atas masih eksisnya DAD Barito Utara yang sempat vakum dalam waktu yang lama dan baru-baru ini kembali muncul beraktivitas.
“Ini artinya DAD sudah bangun dan kembali aktif bekerja. Memang semestinya lembaga DAD harus aktif melakukan pelayanan pada masyarakat adat di tengah aneka persoalannya saat ini yang kompleks. Ini sangat bagus sekali,” ucap Suria Baya mendukung (22/6/2025).
BACA JUGA : Dewan Adat Dayak Barito Utara Persiapkan Panitia Jelang Raker Bulan Juni Mendatang, Rakor Mulai Hari Ini
Kendati demikian, disamping memberikan apresiasi Suria Baya juga memberikan saran, bahwa kegiatan ini sebenarnya lebih tepat dilakukan jauh-jauh hari sebelum kontestasi politik atau setelah kontestasi politik sekarang selesai.
“Sebentar lagi kita akan melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU), sebenarnya akan lebih bijak bila dilaksanakan bukan ditengah suasana politik saat ini,” saran Suria Baya serius.
Saat ini dimana segala kepentingan dan tensi politik sedang meninggi, maka anggapan atau dugaan liar yang tidak diharapkan bersama dapat saja muncul, dan hal tersebut lumrah saja terjadi karena saat ini memang sedang musim politik, ingatnya.
“Bisa jadi dapat memengaruhi kondusifitas kita saat ini atas berbagai dugaan-dugaan. Maka saya dengan ini meminta agar kegiatan Raker tersebut ditunda hingga kontestasi politik di Barito Utara benar-benar selesai,” katanya dengan lugas dan terang.
Sebuah Rapat Kerja, menurut Suria Baya, baik di institusi dan lembaga manapun, lazimnya hanya diikuti oleh kalangan internal saja untuk membahas, merencanakan, dan mengevaluasi pelaksanaan tugas internalnya.
“Jika mengundang seluruh Kades atau Camat atau seluruh Damang bisa saja nanti ada yang menduga mengandung nuansa politik, tentu kita tidak mengharapkan timbulnya dugaan demikian, lantas Raker DAD nya mana tanya masyarakat nanti?” kata Suria Baya menekankan.







