KALIMANTANLIVE.COM – Kabar duka datang dari Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Satu keluarga meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal yang terjadi di Jalan Raya Kampung Bipak, Desa Jatisari, Kecamatan Sindangbarang, pada Minggu, 22 Juni 2025.
Peristiwa tragis itu merenggut nyawa Kepala Desa Mekarsari Kecamatan Agrabinta, Teguh Peryata (35), sang istri Lia Fatmawati (30), serta anak kedua mereka yang masih balita, Ziozian Perdita (3). Sementara anak pertama mereka, Alsip Wijaya (8), dilaporkan mengalami luka berat dan saat ini tengah mendapat perawatan intensif di rumah sakit.
# Baca Juga :Main dengan 10 Pemain, Real Madrid Libas Pachuca 3-1 di Piala Dunia Klub 2025!
# Baca Juga :Juventus Mengamuk di Piala Dunia Klub 2025! Yildiz Cetak Brace, Wydad AC Dibantai 4-1
# Baca Juga :Euro U21 2025 Memanas! Prancis dan Jerman Lolos Dramatis ke Semifinal, Singkirkan Denmark dan Italia
# Baca Juga :BlackBerry Classic Bangkit Lagi! Kini Bernama Zinwa Q25, Pakai Android & Kamera 50 MP
Kronologi Kecelakaan Maut
Kapolsek Sindangbarang, AKP Dadang Rustandi, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi ketika mobil yang dikendarai istri kepala desa melaju dari arah Sindangbarang menuju Agrabinta dengan kecepatan cukup tinggi.
“Mobil melaju kencang, lalu oleng ke kiri dan menabrak pohon besar di pinggir jalan. Akibatnya, bagian depan kendaraan rusak parah,” ujar AKP Dadang.
Mobil yang digunakan korban diketahui bernomor polisi F 1577 WZ, dan dikemudikan oleh Lia Fatmawati, bukan oleh suaminya.
Satu korban, yakni Kepala Desa Teguh, dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara Lia dan anak balita mereka sempat mendapat pertolongan medis di Puskesmas sebelum akhirnya meninggal dunia. Anak pertama mereka dilarikan ke RSUD Sayang Cianjur karena mengalami luka serius.
Dugaan Penyebab: Mengantuk Saat Mengemudi
Menurut keterangan sementara dari pihak kepolisian, kecelakaan diduga disebabkan oleh pengemudi yang mengantuk dan kehilangan kendali atas kendaraan.
“Dugaan sementara karena mengantuk. Namun untuk kepastian penyebab, kasus ini telah dilimpahkan ke Unit Gakkum Satlantas Polres Cianjur untuk penyelidikan lebih lanjut,” jelas AKP Dadang.









