Ia menambahkan, vaksin dengue ini bukan hal baru secara global karena sudah digunakan di berbagai negara seperti Argentina dan Brasil. Kini, Indonesia, termasuk Banjarmasin, mulai mengikuti langkah tersebut.
“Negara lain seperti Argentina dan Brasil sudah lebih dulu melakukan vaksinasi ini. Tinggal kita di Indonesia, salah satunya Banjarmasin, yang akan mulai,” tambahnya.
BACA JUGA: 14 Tim Disambut Meriah di Welcome Party Nusantara Futsal League 2025 di Banjarmasin
Pelaksanaan vaksinasi sendiri direncanakan dimulai pada bulan Agustus 2025. Sebelum itu, pihaknya akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat dan sekolah-sekolah. Koordinasi dengan Dinas Pendidikan pun telah dilakukan, termasuk pengumpulan data siswa.
“Pelaksanaannya kita mulai dengan sosialisasi dulu. Mudah-mudahan Agustus bisa mulai berjalan. Kita juga sudah koordinasi dengan Dinas Pendidikan, data untuk kelas 3 SD saja ada sekitar 4.000 siswa,” bebernya.
Tabiun juga menjelaskan manfaat dari vaksin ini, bahwa meskipun seseorang yang sudah divaksin tetap bisa terkena DBD, namun dampaknya tidak akan seberat yang belum divaksin.
“Kalau sudah divaksin dan tetap kena, tidak sampai menyebabkan kematian atau gejalanya tidak terlalu berat. Vaksin ini gunanya untuk mencegah keparahan,” tegasnya.







