KALIMANTANLIVE.COM – Ketegangan di Timur Tengah kembali memuncak setelah Iran meluncurkan 14 rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid, markas militer Amerika Serikat di Qatar, pada Senin (23/6/2025). Meski serangan itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan berarti, insiden ini memicu kekhawatiran global akan meluasnya perang antara Iran dan Israel yang telah memasuki hari ke-12.
Presiden AS Donald Trump menanggapi serangan itu dengan menyebut langkah Iran sebagai “respons yang sangat lemah”. Trump menyebut, serangan tersebut hanyalah balasan simbolis atas serangan udara AS sebelumnya terhadap fasilitas nuklir bawah tanah Iran.
# Baca Juga :Hasil Piala Dunia Antarklub 2025: PSG dan Botafogo Lolos, Atletico Madrid Tersingkir Tragis Meski Menang
# Baca Juga :Bitcoin Berfluktuasi Usai Serangan AS ke Iran, Pasar Kripto Tertekan: Ini Strategi Aman Buat Investor
# Baca Juga :PSG Libas Seattle 2-0, Juara Grup B dan Lolos ke 16 Besar Piala Dunia Antarklub 2025
# Baca Juga :Iran Tutup Selat Hormuz! Pertamina Ubah Jalur Kapal Minyak Demi Amankan Energi Nasional
“Iran meluncurkan rudal ke pangkalan kami, namun kami sudah memperkirakan ini. Serangan itu lemah dan seluruh rudal berhasil kami tangkis tanpa ada kerugian,” ujar Trump melalui akun resminya di Truth Social.
Iran Mengklaim Bertindak dengan “Peringatan”
Menariknya, sebelum meluncurkan rudal ke wilayah Qatar, Iran disebut telah memberikan pemberitahuan terlebih dahulu kepada Amerika Serikat dan otoritas Qatar.
“Saya menghargai pemberitahuan dari Iran. Itu menyelamatkan banyak nyawa,” kata Trump.
Meski demikian, Trump tetap menegaskan bahwa peringatan tersebut tidak menghapus tanggung jawab Iran atas meningkatnya ketegangan di kawasan. Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah menghindari eskalasi lebih lanjut.
Pernyataan Tegas Ayatollah Khamenei
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, memberikan pernyataan keras terkait serangan balasan tersebut. Ia menegaskan bahwa Iran tidak akan pernah tunduk pada bentuk agresi dari negara mana pun.
“Kami tidak menyerang siapa pun, tapi kami juga tidak akan tinggal diam. Kami tidak akan tunduk pada agresi apa pun. Ini adalah prinsip bangsa Iran,” kata Khamenei, dikutip dari Reuters, Selasa (24/6/2025).
Negara-Negara Teluk Kutuk Serangan Iran
Serangan rudal Iran ke Qatar langsung menuai kecaman dari sejumlah negara Arab, termasuk tuan rumah Qatar. Pemerintah Qatar menyebut tindakan tersebut tidak dapat diterima, meski hubungan bilateral dengan Iran selama ini tergolong dekat.
“Kami perlu duduk bersama dan menyatakan sikap yang jelas. Serangan ini melampaui batas,” tegas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al Ansari dalam konferensi pers.
Kecaman serupa datang dari Arab Saudi, Bahrain, UEA, Kuwait, dan Irak, yang menilai serangan Iran dapat memicu instabilitas regional yang lebih luas.
Israel Gempur Iran, Ketegangan Kian Membara
Sementara itu, militer Israel juga melancarkan gelombang serangan terbesarnya ke Iran pada hari yang sama, menargetkan berbagai fasilitas strategis termasuk sebuah penjara politik di Teheran.
Israel mengklaim bahwa operasi tersebut adalah bagian dari misi untuk melemahkan kekuatan militer dan politik Iran secara menyeluruh.










