- Agropolitan (Kab. Tanah Bumbu)
- Agrowisata Hortikultura (Kab. Tabalong)
- Agrobinapolitan (Kab. Banjar)
Kabid Pengembangan Kawasan Perdesaan, Masrai Zulzai Subkhi, menyebut dari total 13 kawasan perdesaan di Kalsel, hanya tiga yang masuk dalam RPJMN.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Bentuk UPTD Konservasi Laut, Kelola 179 Ribu Hektare Ekosistem Perairan
Sepuluh lainnya masih berstatus “mandiri” dan tengah disiapkan agar bisa naik ke tingkat prioritas nasional melalui penyusunan dokumen readiness seperti FPKP.
“Pembangunan kawasan harus melibatkan masyarakat sejak awal agar hasilnya berkelanjutan dan punya dampak nyata,” jelas Masrai.
PMD Kalsel menargetkan setiap kabupaten memiliki setidaknya satu kawasan perdesaan unggulan melalui strategi:
- Pendampingan penyusunan dokumen readiness
- Fasilitasi teknis dengan Kemendes
- Koordinasi lintas sektor
- Penguatan SDM melalui pelatihan
“Tujuannya jelas: mempercepat pembangunan desa berbasis potensi lokal, dengan dukungan dan kepemilikan dari masyarakat sendiri,” tutup Faried.
Sumber: MC Kalsel










