BANJARBARU, Kalimantanlive.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat komitmennya dalam pelaksanaan reforma agraria.
Hal ini ditandai dengan digelarnya Rapat Koordinasi Awal Gugus Tugas Reforma Agraria Tahun Anggaran 2025 yang secara resmi dibuka oleh Asisten III Setda Provinsi Kalsel, H. Ahmad Bagiawan, mewakili Gubernur H. Muhidin, Kamis (26/6/2025) di Aula Kantor Wilayah BPN Kalsel, Banjarbaru.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Gelar Rakor Kawasan Perdesaan 2025, Perkuat Sinergi dan Akselerasi Pembangunan Desa
Rakor ini menjadi forum strategis untuk merumuskan arah kebijakan dan kerja bersama lintas sektor dalam penataan kepemilikan lahan yang berkeadilan dan produktif, serta mendukung ketahanan pangan berkelanjutan.
“Reforma agraria merupakan agenda strategis nasional untuk menciptakan keadilan sosial melalui penataan kepemilikan lahan yang adil dan bermanfaat,” tegas Gubernur Muhidin dalam sambutan tertulis yang dibacakan Ahmad Bagiawan.
Ia menambahkan, ketimpangan penguasaan lahan harus segera diatasi agar tidak menimbulkan konflik agraria yang berlarut-larut, sekaligus untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Mengusung tema “Reforma Agraria sebagai Fondasi Ketahanan Pangan Berkelanjutan dan Berkeadilan,” rakor diikuti 69 peserta dari BPN/ATR kabupaten/kota se-Kalsel dan sejumlah SKPD provinsi dan daerah.







