5 Perusahaan Bus Tertua di Indonesia yang Masih Eksis Hingga Kini

JAKARTA, Kalimantanlive.com – Sebelum era jalan tol trans-Jawa dan kereta cepat, bus antarkota menjadi andalan utama transportasi darat masyarakat Indonesia.

Sejumlah perusahaan otobus (PO) legendaris telah hadir sejak awal, dan beberapa di antaranya masih eksis hingga kini.

BACA JUGA: Penjualan Mobil Hybrid Turun di Mei 2025, Toyota Masih Dominan

Berikut lima PO bus tertua di Indonesia yang masih beroperasi dan menjadi bagian penting dari sejarah transportasi nasional:

1. NPM (Naikilah Perusahaan Minang)
Didirikan tahun 1937 di Padang Panjang, Sumatera Barat, NPM adalah PO tertua di Indonesia. Perusahaan ini pionir layanan antar kota antar provinsi (AKAP), melayani rute Sumatera–Jawa seperti Padang–Jakarta dan Padang–Bandung.

2. DAMRI (Djawatan Angkoetan Motor Republik Indonesia)
Didirikan pada 25 November 1946, DAMRI merupakan BUMN yang menjadi tulang punggung transportasi sejak awal kemerdekaan. Kini, DAMRI melayani angkutan kota, AKAP, bandara, logistik, hingga rute internasional, dan terus berinovasi lewat aplikasi digital.

3. PMTOH (Perusahaan Motor Transport Ondernemer Hasan)
Berasal dari Banda Aceh, PMTOH berdiri pada 1957 dan dikenal luas di kalangan perantau Aceh. Selain layanan penumpang, PO ini juga melayani pengiriman barang, dengan armada yang terus disesuaikan dengan kebutuhan perjalanan jauh.