KOTABARU, Kalimantanlive.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru berupaya menerapkan pangan yang Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) berbasis sumber daya lokal (non beras dan tepung) bagi masyarakat Kotabaru melalui lomba festival pangan lokal tingkat Kabupaten Kotabaru Tahun 2025 di Gedung Paris Barantai, Selasa (01/07/2025).
Kegiatan festival pangan lokal ini diikuti oleh 22 TP. PKK kecamatan, dengan sajian pengganti beras dan tepung, untuk mengganti bahan pokok makanan.
Baca Juga : MTQN ke-36 Resmi di Tutup, Pemkab Kotabaru Naik Peringkat
Ketua TP.PKK Kab.Kotabaru Suci Anisa Rusli melalui Wakil Ketua I TP. PKK Kotabaru, Siti Kadijah, mengatakan, pemanfaatan pangan lokal yang beragam harus digalakkan agar masyarakat tidak hanya mengandalkan satu jenis bahan pokok seperti beras.
“Kabupaten Kotabaru memiliki potensi pangan lokal non-beras yang sangat melimpah, seperti singkong, umbi-umbian, dan pisang. Dengan harapan adanya kegiatan lomba festival pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) berbasis sumber daya lokal ini kiranya dapat menumbuhkan kreativitas dan inovasi dalam membuat pangan yang menarik serta memiliki citra rasa yang tinggi,” jelasnya.
Baca Juga : Wakil Ketua DPRD Dukung Penuh Pemkab Kotabaru Selesaikan Pembangunan RSUD PJS di Stagen
Sementara itu, Arya Nor Abdi, Dewan Juri dari Dinas Kesehatan Kotabaru, menjelaskan, lomba B2SA dapat memacu kreativitas para Ibu-ibu untuk mengolah berbagai masakan dan makanan berbahan pangan lokal.
“Melalui festival ini kita ingin masyarakat agar bisa memvariasikan pangan, misal dari sumber karbohidrat yang lain untuk makanan pokoknya, seperti dari lomba ini tadi misalnya ada dari umbi, singkong dan bengkoang, dimana kreativas dan inovasi dengan gizi yang seimbang, dan citra rasanya tetap dijaga,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan, para peserta sebelumnya juga menampilkan profil bahan bakunya kemudian produk UP2K ( Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga), UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) yang menjadikan nilai tambahan untuk kami nilai.







