KALIMANTANLIVE.COM, CILACAP – Publik dihebohkan dengan beredarnya video rekaman kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan Toyota Fortuner dan Suzuki S-Presso, yang disebut-sebut dikendarai oleh Camat Wanareja, Irwan Arianto. Video tersebut viral usai diunggah akun Instagram @dashcam_owner_indonesia, Selasa (1/7/2025).
Dalam video yang direkam dari kamera dasbor milik pengemudi S-Presso, terlihat detik-detik tabrakan terjadi di Jalan Ayah–Karangbolong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Pengemudi S-Presso terdengar meminta pertanggungjawaban dari pengemudi Fortuner, yang disebut sebagai pejabat camat.
# Baca Juga :VIRAL! Atlet AS Menang Lomba Lari Meski Celana Melorot, Alat Vital Tersorot Kamera Siaran Langsung
# Baca Juga :VIRAL! Denda Tilang ETLE Nambah Kalau Nggak Bayar? Ini Penjelasan Resmi dari Polda Metro Jaya
# Baca Juga :VIRAL! Ayam Goreng Legendaris Solo Ternyata Nonhalal Sejak 1974, Konsumen Muslim Marah!
# Baca Juga :VIRAL! Preman di Medan Minta Uang Parkir ke Pemilik Rumah, Bawa Rantai dan Ngamuk
Bupati Cilacap: “Itu Urusan Pribadi, Bukan dalam Kapasitas Jabatan”
Menanggapi viralnya insiden tersebut, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman akhirnya angkat bicara. Ia menegaskan bahwa peristiwa kecelakaan itu adalah murni urusan pribadi karena terjadi di luar jam dinas dan bukan dalam rangka kegiatan pemerintahan.
“Intinya, Pak Camat sudah melapor dan menjelaskan kepada kami. Tidak semua informasi yang beredar di media sosial itu benar,” ujar Syamsul kepada awak media.
Syamsul mengatakan bahwa dirinya telah menerima laporan langsung dari Irwan Arianto mengenai kronologi kecelakaan tersebut. Ia juga mengungkapkan bahwa yang bersangkutan telah berupaya menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan dan sesuai hukum yang berlaku.
“Kejadian tersebut berlangsung di luar jam kerja dan pada hari libur. Jadi tidak ada hubungannya dengan jabatannya sebagai camat,” tegasnya.
Bupati Minta Camat Lebih Hati-Hati Gunakan Kendaraan
Meskipun menegaskan insiden ini adalah ranah pribadi, Bupati Syamsul tetap memberikan peringatan kepada Camat Irwan Arianto agar lebih berhati-hati ke depannya, terutama dalam penggunaan kendaraan, baik dinas maupun pribadi, meski sedang tidak menjalankan tugas pemerintahan.
“Kami ingatkan untuk lebih berhati-hati dalam berkendara. Meskipun sedang bersama keluarga atau di luar tugas kedinasan, kita tetap membawa nama baik pemerintah,” ujarnya.
Syamsul juga mengingatkan agar para pejabat publik bisa lebih cermat dalam menyikapi informasi yang berkembang di era digital.
“Zaman media sosial seperti sekarang, informasi cepat sekali tersebar. Jabatan publik mudah disangkutpautkan, meskipun kejadian sebenarnya tidak berhubungan dengan tugas negara,” imbuhnya.







