PALANGKARAYA, Kalimantanlive.com – Aksi Balapan Liar atau BALI di Palangkaraya dan beberapa kabupaten yang ada di Kalteng meresahkan warga sehingga menjadi sorotan Anggota DPRD Kalteng.
Apalagi belum lama tadi ada kejadian memilukan dampak aksi balapan liar di Kota Palangkaraya mengakibatkan pengendara lainnya jadi korban hingga meninggal dunia.
Aksi balapan liar di Palangkaraya, Kalimantan Tengah biasanya dilakukan di beberapa titik diantaranya Jalan Adonis Samad arah Bandara Tjilik Riwut, Jalan Diponegoro dan beberapa tempat lainya.
Kondisi ini menyebabkan warga Palangkaraya was-was ketika keluar rumah berkendaraan terutama saat hari ibur, biasanya aksi balapan liar marak di jalan umum.
Baca Juga :Persamaan Hak Disabilitas dan Kesamaan Gender Jadi Perjuangan Kaukus Perempuan DPRD Kalteng
Baca Juga :Gantikan Jimmy Carter, Hari Ini Junaidi Resmi Diangkat Sebagai Waket DPRD Kalteng
“Ini memang sudah berlangsung lama, memang sering dilakukan penertiban oleh petugas, namun ada saja balapan liar, saya was-was jika keluar rumah naik motor, kadang diselip pembalap liar,” ujar Rahmawati, Rabu (2/7/2025).
Keresahan warga Kota Palangkaraya terkait aksi balapan liar tersebut juga menjadi sorotan Anggota DPRD Kalteng yang meminta agar semua pihak turut peduli untuk mencegah agar tidak ada korban lagi.
Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Sugiyarto berharap sekolah selain instansi terkait juga perguruan tinggi maupun sekolah lainnya aktif memberikan edukasi.
Menurut dia, edukasi yang diberikan terutama terkait bahaya dan dampak hukum dari aksi balapan liar untuk para pelajar maupun kalangan mahasiswa.










