Serapan Anggaran 2024 Belum Optimal, Anggota DPRD Kalteng Minta Perencanaan dan Pelaksanaan Kegiatan Tepat Waktu

PALANGKARAYA, Kalimantanlive.com – Pelaksanaan kegiatan untuk anggaran 2024 dinilai belum optimal dilakukan oleh Pemprov Kalteng menjadi sorotan kalangan Anggota DPRD Kalteng.

Mengutip laporan Badan Anggaran DPRD Kalteng dalam Rapat Paripurna ke 12, pada Rabu (18/6/2025) terungkap Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran atau SILPA 2024.

Ini terdiri dari kas daerah sebesar Rp 366,37 miliar, kas di BLUD Rp 11,93 miliar, dan kas dana BOS Rp 306,94 juta.

Kemudian, SILPA non-earmark atau yang tidak terikat penggunaannya tercatat sebanyak Rp 366,37 miliar.

Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) Pemprov Kalimantan Tengah tahun anggaran 2024 mencapai Rp 378,61 miliar tersebut menjadi sorotan Anggota DPRD Kalteng.

Baca Juga :Rapat Paripurna DPRD Kalteng Hari Ini, Bahas Beberapa Agenda Diantaranya Laporan Hasil Badan Anggaran

Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Muhajirin, mengatakan, masih rendahnya serapan anggaran menunjukkan masih rendahnya tingkat serapan anggaran belanja tahun 2024 pada beberapa dinas di Lingkungan Pemprov Kalteng.

Baca Juga :Larangan Penahanan Ijazah Siswa oleh Pihak Sekolah Direspon Positif Anggota DPRD Kalteng

Menurut Muhajirin, angka SILPA tersebut cukup tinggi diperkirakan penyebabnya banyak kegiatan pada sejumlah dinas dilingkungan Pemprov Kalteng tidak terserap.

” Perkiraan saya ini mungkin banyak kegiatan yang belum terserap. Karena sebagian dari dana hibah yang tidak sempat diadakan,” kata Muhajirin, kemarin.

Oleh sebab itu, dia mengatakan, perlu adanya perencanaan juga pelaksanaan kegiatan anggaran yang tepat waktu.