BANJARMASIN, Kalimantanlive.com — Operasi pasar gas LPG 3 kilogram bersubsidi kembali digelar oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin, di Kelurahan Sungai Bilu, Kamis (03/06/2025), di mana menjadi lokasi kedua setelah sebeluknya dilaksanakan di Kelurahan Tanjung Pagar.
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA), Siane Apriliawati, menjelaskan bahwa operasi pasar ini dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk mengatasi kelangkaan dan tingginya harga gas bersubsidi di tingkat pengecer.
BACA JUGA: Video Viral Keributan di Teluk Tiram Banjarmasin, Polisi: Hanya Salah Paham dan Sudah Damai
“Hari ini menggelar operasi pasar dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yaitu Rp. 18.500, hari ini adalah hari kedua, dan jumlah tabung yang kami alokasikan tetap sama, yakni 200 tabung,” ujar Siane.
Menurutnya, sejumlah wilayah di Banjarmasin yang terpantau mengalami kelangkaan dan lonjakan harga, antara lain Kelayan, Sungai Jingah, dan Sungai Andai dan ada beberapa kelurahan yang menjadi prioritas untuk kegiatan serupa.
“Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak Pertamina, stok LPG 3 Kg di Banjarmasin sebetulnya cukup, kalau pun terjadi kenaikan harga di tingkat pengecer, kemungkinan karena pengecer hanya mendapat jatah maksimal 10 persen dari pangkalan,” terangnya.
Ia juga menjelaskan soal ketimpangan distribusi LPG yang sempat terjadi dalam beberapa bulan terakhir.
“Pada bulan Mei dan Juni banyak hari libur dan tanggal merah, hal ini menyebabkan agen melakukan penyaluran gas atau doping ke pangkalan di hari-hari tertentu, sehingga distribusinya menjadi tidak merata,” bebernya.







