Tragedi di Selat Bali! 4 Kru Kantin KMP Tunu Pratama Jaya Tewas Tenggelam

BANYUWANGI, KALIMANTANLIVE.COM – Duka mendalam menyelimuti Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Empat kru kantin Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di perairan Selat Bali pada Rabu malam (2/7/2025) dipastikan meninggal dunia.

Informasi ini disampaikan melalui papan pengumuman resmi di area Pelabuhan Ketapang, tempat para keluarga penumpang terus berdatangan untuk mencari kabar orang terdekat mereka.

# Baca Juga :Tim SAR Temukan Dua Korban Kapal Tenggelam di Sungai Kusan Pagatan Tanah Bumbu Akhirnya Ditemukan

# Baca Juga :Kapal Kargo Pembawa 3.000 Mobil Terbakar dan Tenggelam di Samudra Pasifik, Ratusan Kendaraan Listrik Lenyap

# Baca Juga :Kapal SPOB Tenggelam di Laut Jawa Dekat Perairan Tabanio, 5 ABK Diselamatkan Nelayan

# Baca Juga :Kapal Bawa 150,8 Ton Sembako, 3 Motor Tujuan Kaltim Tenggelam di Perairan Mamuju, Begini Nasib 11 ABK

Empat Korban Dikenal Sebagai Kru Kantin Kapal

Keempat korban tewas diketahui bernama:

Anang Suryono (59)

Eko Sastriyo (51)

Elok Rumantini (34)

Cahyani (45)

Seluruhnya merupakan kru kantin yang bekerja di atas kapal naas tersebut.

Sementara itu, sebanyak 10 orang lainnya berhasil diselamatkan, meski identitas lengkap serta status mereka sebagai kru atau penumpang belum diumumkan secara resmi.

Tangisan Pecah Saat Jasad Dikenali Lewat Video

Suasana haru menyelimuti Pelabuhan Ketapang saat keluarga korban memastikan salah satu jasad yang ditemukan adalah milik Elok Rumantini. Kepastian itu diperoleh setelah kerabat mengenali ciri-ciri fisik dan pakaian yang dikenakan Elok melalui rekaman video yang beredar.

“Dari video itu keluarga memastikan bahwa jasad yang ditemukan adalah Elok,” ujar Syaiful Bahri, salah satu kerabat korban.

Mengetahui kabar duka tersebut, keluarga yang telah menunggu sejak dini hari langsung histeris dan jatuh dalam pelukan duka yang mendalam.