Menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama UMKM.
“Dampak ekonominya pasti ada. Semoga bisa terwujud di masa depan,” kata Lalu.
Awalnya untuk Wisatawan yang Tak Kuat Mendaki
Peletakan batu pertama proyek ini dilakukan pada 18 Desember 2022, dan dihadiri langsung oleh Gubernur NTB saat itu, Zulkieflimansyah, serta Bupati Lombok Tengah, Lalu Fathul Bahri.
Dalam pernyataannya, Zulkieflimansyah menyebut bahwa kereta gantung ini dirancang untuk membuka akses wisata bagi pengunjung yang tidak mampu mendaki Gunung Rinjani secara fisik.
“Proyek ini akan menghadirkan keindahan alam Lombok dari ketinggian. NTB bisa menjadi kawasan pariwisata yang lengkap,” ucap Zulkieflimansyah kala itu.
Meski demikian, dengan kaburnya investor, harapan tersebut kini tertunda. Pemerintah Provinsi NTB telah menerima laporan dan kini tengah berupaya membuka peluang kerja sama dengan investor baru agar proyek kereta gantung Rinjani dapat dilanjutkan.
(kalimantanlive.com/sumber lainnya)
editor : TRI







