BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banjarmasin bersama Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalimantan Selatan menggelar sosialisasi kebijakan zero Over Dimension Over Load (ODOL) kepada para sopir truk kontainer di kawasan Jalan Yos Sudarso, Banjarmasin Barat, Jumat (4/7/25) siang.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dirlantas Polda Kalsel, Kombes Pol M Fahri Siregar, didampingi Kasat Lantas Polresta Banjarmasin, Kompol Edwin Widya Dirotsaha, Ketua Organda Kalsel Edy Sucipto, serta diikuti puluhan sopir truk yang biasa beroperasi di Pelabuhan Trisakti.
Dirlantas Polda Kalsel menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari Forum Group Discussion (FGD) yang telah digelar sebelumnya bersama para pemangku kepentingan.
BACA JUGA:
HUT Bhayangkara ke-79, Kapolresta Banjarmasin: Polri Harus Semakin Baik dalam Melayani Masyarakat
BACA JUGA:
80 Personel Polresta Banjarmasin Naik Pangkat Jelang Hari Bhayangkara ke-79
“Sosialisasi ini penting agar seluruh pihak memahami dan mendukung kebijakan zero ODOL, demi keselamatan dan kelancaran transportasi,” ungkap Kombes Pol M Fahri.
Ia menyebutkan bahwa pada prinsipnya para sopir mendukung kebijakan ODOL karena sadar akan risiko keselamatan.
“Bahkan para sopir memberikan masukan yang sangat konstruktif, dan akan kami kaji untuk merumuskan solusi terbaik yang tidak merugikan pihak manapun,” jelasnya.
Fahri juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengusulkan kepada Korlantas Polri agar disediakan fasilitas timbangan di area pelabuhan, guna mengukur muatan truk sebelum meninggalkan Kalsel menuju daerah lain.
“Kami juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan agar timbangan ini segera disiapkan di sekitar pelabuhan. Sehingga truk-truk yang masuk atau keluar dari Kalsel bisa langsung terpantau dan dicegah bila melebihi muatan,” tegasnya.







