KALIMANTANLIVE.COM – Kabar mengejutkan datang dari dunia game: perilisan Grand Theft Auto VI (GTA 6) resmi ditunda hingga tahun 2026. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Rockstar Games dan Take-Two Interactive, mematahkan harapan para penggemar yang sudah menantikan game ini dirilis pada 2025.
Sebelumnya, GTA 6 dijadwalkan meluncur pada musim gugur 2025. Namun, per 2 Mei 2025, Rockstar dan Take-Two mengumumkan penundaan perilisan hingga 26 Mei 2026. Langkah ini diambil demi menjamin kualitas terbaik dari seri terbaru game open-world legendaris tersebut.
# Baca Juga :Rekomendasi 5 Laptop Gaming Terbaik 2025: Performa Gahar untuk Game AAA!
# Baca Juga :Seru, Teladan Baru Motor Tantang Gamer Sampit: Main Mobile Legends, Menang Jutaan Rupiah!
# Baca Juga :Kemenpora Gelar Seleksi Nasional Terbuka! Cari Petarung SEA Games 2025 dari Tinju, Takraw & Tenis Meja!
# Baca Juga :Game Over Bisnis Raffi Ahmad: Deretan Usaha yang Gagal Cetak Skor, Selain RANS Nusantara Hebat!
“Kami harap Anda mengerti bahwa kami membutuhkan waktu tambahan ini untuk memberikan kualitas yang Anda harapkan dan pantas dapatkan,” ujar Rockstar dalam pernyataan resminya, Sabtu (5/7/2025).
Rockstar menegaskan bahwa mereka selalu berkomitmen menghadirkan produk yang melampaui ekspektasi. Tidak terkecuali untuk GTA 6, yang disebut sebagai proyek paling ambisius dalam sejarah pengembangan game mereka.
Meski sebelumnya CEO Take-Two Interactive, Strauss Zelnick, optimis GTA 6 akan dirilis sesuai jadwal, ia juga mengakui ada potensi risiko perubahan. Kini, kekhawatiran tersebut terbukti.
“Kami sangat menyesal karena ini lebih lambat dari yang Anda harapkan. Minat dan kegembiraan seputar Grand Theft Auto baru benar-benar membuat seluruh tim kami rendah hati. Terima kasih atas dukungan dan kesabaran Anda,” tulis Rockstar lebih lanjut.
Penundaan Demi Kesempurnaan
Sebenarnya, keputusan Rockstar menunda peluncuran bukan hal baru. Pada 2024, Obbe Vermeij, mantan pengembang Rockstar yang terlibat dalam GTA 3 dan GTA 4, sudah memberi bocoran bahwa GTA 6 bisa saja mengalami penundaan.
Vermeij mengungkapkan bahwa Rockstar memiliki standar kualitas yang sangat tinggi. Mereka enggan merilis game dalam kondisi belum sempurna, meskipun harus mengorbankan jadwal rilis. Ini pernah terjadi pada GTA 4, yang sempat ditunda karena masalah teknis seperti kode yang bermasalah, durasi misi pendek, serta performa buruk di PlayStation 3.
“Jika GTA 4 dipaksa rilis saat itu, akan jadi bencana. Penundaan adalah pilihan terbaik untuk memastikan game rilis dalam kondisi matang,” ujar Vermeij.
Melihat skala proyek GTA 6 yang jauh lebih besar dan ambisius, tak heran jika Rockstar memilih langkah serupa. Game ini diyakini akan menghadirkan dunia terbuka yang lebih luas, kompleksitas gameplay lebih tinggi, serta peningkatan signifikan dalam grafis dan kecerdasan buatan.










