PALANGKARAYA, Kalimantanlive.com – Warga Desa Natampin, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur atau Bartim berharap peningkatan produksi pertanian.
Hal tersebut dalam rangka meningkatkan produksi pertanian di Bartim. Para petani setempat mengharapkan pembangunan jalan usaha tani maupun peralatan pertanian.
Permohonan petani di Barito Timur tersebut diungkapkan saat Purdiono, Anggota DPRD Kalteng dari Daerah Pemilihan atau Dapil IV melakukan reses di daerah tersebut.
Purdiono merupakan Kader Partai Golkar yang terpilih di Dapil IV Kalteng yang meliputi Kabupaten Barito Selatan, Barito Timur, Barito Utara, dan Kabupaten Murung Raya.
Kesempatan bertemu dengan warga Desa Natampin, Kecamatan Dusun Tengah tersebut, Purdiono berjanji memperjuangkan aspirasi para petani tersebut untuk dilanjutkan kepada instansi terkait di Pemprov Kalteng.
Baca Juga :Gelar Rapat Paripurna, DPRD Kalteng Bahas Rancangan Perubahan KUPA dan PPAS APBD 2025
Purdiono menegaskan, sebagai Anggota DPRD Kalteng, dia berkomitmen memperjuangkan aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya tersebut
Saat reses di Desa Natampin, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur tersebut, Purdiono menyerap semua aspirasi yang disampaikan masyarakat.
Baca Juga :PETI Marak di Mentaya Hulu Kotim, Anggota DPRD Kalteng Minta Penambang Urus izin
Ini secara khusus atau terutama terkait persoalan infrastruktur pertanian dan lainnya untuk meningkatkan produksi pertanian yang ada di daerah tersebut.
“ Saat saya melakukan kunjungan ke sana, masyarakat atau petani di Desa Natampin menyampaikan kebutuhan mereka yang sangat mendesak,” ujarnya, Selasa (8/7/2025).
Dikatakan dia, ada beberapa hal yang disampaikan masyarakat saat dia melakukan pertemuan dengan warga terutama sektor pertanian.
“Mereka ingin pembangunan jalan usaha tani, penyediaan alat pertanian, hingga perbaikan saluran tersier,” katanya.
Dijelaskannya, petani mengeluhkan sistem pengairan yang belum optimal karena saluran tersier yang belum terhubung sepenuhnya ke lahan pertanian.
“Tentunya kondisi tersebut akan berdampak pada produktivitas dan kesejahteraan petani, sehingga ini harus diperjuangkan,” tegasnya.







