Ia menambahkan bahwa ada evaluasi ketat terhadap tempat usaha.
“Kalau misalnya ditemukan kotoran tikus saat evaluasi, tentu tidak bisa lulus, semua aspek harus benar-benar dijaga,” tekannya.
BACA JUGA: Komisi IV DPRD Banjarmasin Desak Pemerataan Pendidikan Usai Minimnya Pendaftar di 17 SMP
Terakhir, ia menjelaskan bahwa tidak semua produk laut bisa mendapatkan sertifikat halal.
“Seperti kepiting, itu tidak bisa disertifikasi halal karena hidup di dua alam,” tutupnya.
(Kalimantanlive.com/Lina)







