JAKARTA, Kalimantanlive.com – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) merilis data penjualan mobil nasional per Juni 2025.
Hasilnya, distribusi dari pabrik ke diler (wholesales) mengalami penurunan, sementara penjualan ke konsumen (retail sales) justru sedikit naik.
BACA JUGA: China Batasi Fitur Satu Pedal di Mobil Listrik Mulai 2027
Pada Juni 2025, distribusi mobil dari pabrik tercatat 57.760 unit, turun 4,7 persen dibanding Mei 2025. Namun, retail sales naik tipis 0,6 persen menjadi 61.647 unit, dari sebelumnya 61.307 unit.
Total wholesales Januari–Juni 2025 hanya 374.740 unit, turun 8,6 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Penjualan ke konsumen juga turun 9,7 persen menjadi 390.467 unit, dari 432.453 unit pada semester pertama 2024.
Toyota tetap memimpin pasar dengan 17.819 unit (wholesales) dan 19.824 unit (retail), meski menurun dari bulan sebelumnya.
Daihatsu menyusul di posisi kedua, lalu Mitsubishi Motors, Suzuki, dan Honda.
Salah satu kejutan datang dari Denza, merek asal Tiongkok yang baru hadir di Indonesia. Dengan hanya satu model, Denza D9, mereka berhasil mendistribusikan 1.768 unit, masuk 10 besar wholesales untuk pertama kalinya.







