JAKARTA, Kalimantanlive.com – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyampaikan bahwa hingga pertengahan Juli 2025, sebanyak 8,3 juta dari total 17,3 juta pekerja telah menerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp600.000. Artinya, sekitar 9 juta pekerja masih menunggu pencairan bantuan.
Penyaluran BSU dilakukan melalui dua jalur, yaitu bank Himbara dan PT Pos Indonesia. Para pekerja dapat mengecek status pencairan lewat situs bsu.kemnaker.go.id atau aplikasi Pospay. Untuk jalur kantor pos, penyaluran dijadwalkan berlangsung pada 3–15 Juli 2025.
BACA JUGA: Ekonomi Kalsel Tumbuh 4,81% di Tengah Tekanan Global
“Sejauh ini, 8,3 juta orang sudah menerima BSU,” ujar Yassierli, pejabat Kemnaker di Kompleks DPR RI, Senin (7/7/2025).
Menteri Ketenagakerjaan menjelaskan bahwa proses di PT Pos lebih memakan waktu dibanding perbankan. Verifikasi data, kecocokan dengan BPJS Ketenagakerjaan, dan konfirmasi rekening menjadi penyebab penyaluran tertunda.
“Kami ingin memastikan bantuan diterima oleh yang benar-benar berhak,” jelasnya.
Cara Cek Status Penerima BSU 2025
- Kunjungi situs bsu.kemnaker.go.id
- Masukkan NIK dan kode keamanan
- Klik Cek Status










