OpenAI Siapkan Browser Berbasis AI, Siap Guncang Dominasi Google Chrome

JAKARTA, Kalimantanlive.com – OpenAI, perusahaan di balik ChatGPT, tengah mengembangkan browser web baru yang digadang-gadang bakal menjadi pesaing serius Google Chrome. Browser ini akan berbasis pada kode sumber Chromium dan dirancang dengan integrasi mendalam bersama agen AI dan sistem Operator milik OpenAI.

Dilansir dari GSM Arena, browser ini memungkinkan pengguna melakukan berbagai tugas seperti memesan barang, mengisi formulir, hingga menjelajah situs hanya lewat perintah percakapan—tanpa perlu mengetik manual.

BACA JUGA:  Subaru Hadirkan Forester Generasi Terbaru di GIIAS 2025, Siap Tampil dengan Teknologi Hybrid

Antarmuka percakapan mirip ChatGPT menjadi fitur andalan yang disebut akan mengubah cara pengguna berinteraksi dengan internet secara mendasar.

Browser AI ini juga akan memanfaatkan riwayat penelusuran pengguna untuk meningkatkan personalisasi dan otomatisasi.

Namun, langkah ini menimbulkan kekhawatiran soal privasi, karena OpenAI disebut ingin mengumpulkan data pengguna secara langsung sebagai bagian dari strategi pengembangan teknologi jangka panjang.

Berbeda dari sekadar ekstensi, pengembangan browser independen ini menunjukkan ambisi besar OpenAI untuk menguasai ekosistem penelusuran web dengan kendali penuh atas data dan pengalaman pengguna.

Rencananya, browser AI ini akan diluncurkan dalam waktu dekat. Jika sesuai ekspektasi, produk ini tak hanya jadi alternatif Chrome, tetapi juga menandai era baru penjelajahan internet berbasis kecerdasan buatan.

Sumber: Fajarharapan.id