MUARA TEWEH, KALIMANTANLIVE.COM – Bawaslu Kabupaten Barito Utara mengadakan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Mencegah Pelanggaran Pemilihan Pada Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara pasca putusan Mahkamah Konstitusi nomor 313 Tahun 2025.
Kegiatan yang digelar di Kopi Itah jalan Taman Rekreasi Remaja Muara Teweh ini (14/7/2025) bertujuan menggalang dukungan dan partisipasi masyarakat dalam proses politik yang sedang berlangsung serta memberikan pendidikan politik jelang PSU di Kabupaten Barito Utara.
Membuka kegiatan ini, Pj Bupati Kabupaten Barito Utara Indra Gunawan yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan Hery Jhon Setiawan, mengharapkan PSU tidak terulang kembali di Barito Utara.
“PSU sedang menjadi perhatian secara nasional, maka semuanya perlu menjadi pengawas demi suksesnya tahapan ini,” ungkap Pj. Bupati Barito Utara melalui Hery Jhon Setiawan.
Pj. Bupati Indra Gunawan juga menguraikan tentang besarnya anggaran yang sudah digelontorkan daerah untuk terselenggaranya tahapan Pilkada Barito Utara yang telah dilakukan secara berulang, serta kaitannya dengan potensi pembangunan daerah saat ini.
BACA JUGA : Bawaslu Barito Utara Hentikan Laporan Atas Stiker Paslon 02, Begini Alasan Kuatnya
Sementara itu Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Provinsi Kalteng, Hj. Siti Wahidah menyambut baik kegiatan ini, dan berharap tanggal 6 Agustus nanti warga Barito Utara dapat menggunakan hak pilihnya kembali dalam memilih pemimpin definitif.
“Harapan kami dengan putusan Mahkamah Konstitusi nomor 313, nanti tanggal 6 Agustus buktikan bahwa masyarakat Muara Teweh cinta akan Muara Teweh,” harapnya.
Ketua Bawaslu Kabupaten Barito Utara, Adam Parawansa Syahbubakar dalam sambutan dan laporannya menyampaikan, Bawaslu sebagai pengawas Pemilu memiliki mandat untuk memastikan proses demokrasi berjalan secara jujur, adil dan berintegritas.
“Namun kami menyadari Bawaslu dalam melaksanakan tugas-tugasnya sangat terbatas, baik dari Sumber Daya Manusia dan lain-lain,” ucap Adam.
Oleh karena itu melalui kegiatan ini Bawaslu Barito Utara mengajak tokoh masyarakat, ormas dan organisasi kepemudaan untuk dapat berkolaborasi menciptakan Pilkada yang berintegritas, lanjut dia.
“Kegiatan pada hari ini merupakan bagian dari upaya kita untuk memperkuat kolaborasi dan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu yang partisipatif,” terang Adam.
Bawaslu Kabupaten Barito Utara percaya, Pemilu yang bersih dan demokratis dapat terwujud jika masyarakat turut mengambil peran mengawasi, melapor dan ikut menjaga netralitas setiap penyelenggaraan tahapan Pilkada, ingatnya.







