“Itu termasuk peserta didik yang baru dan ada dua anak berkebutuhan khusus. Kami di sini total guru ada sembilan orang dan semuanya honor,” ungkapnya.
Annisa menjelaskan, kegiatan MPLS dihari pertama dimulai dengan perkenalan guru dan peserta dengan peserta didiknya lainnya.
“Alhamdulillah semua peserta didik yang baru sudah aktif dan berani tampil,” jelasnya.
MPLS ini direncanakan akan berlangsung elama dua minggu dengan kegiatan pengenalan lingkungan ruangan kelas, pengenalan alat permainan luar dan dalam.
Lalu, makan bubur bersama dengan melibatkan seluruh orang tua peserta didik, tour mini untuk pengenalan lingkungan di sekitar sekolah seperti tempat ibadah.
“Setelah itu MPLS kelas, jadi peserta didik belum difokuskan dengan pembelajaran dan kami arahkan anak-anak untuk beradaptasi dengan lingkungan baru,” ujarnya.
Kalimantanlive.com/ A Hidayat







