Disampaikan bahwa target pendapatan daerah pada tahun 2026 direncanakan sebesar Rp4,51 triliun, sedangkan belanja daerah diproyeksikan mencapai Rp4,80 triliun. Perencanaan ini diharapkan dapat mencakup berbagai kebutuhan pembangunan strategis, termasuk peningkatan daya saing ekonomi, riset dan inovasi, serta pembangunan infrastruktur yang inklusif dan berkelanjutan.
Tema pembangunan daerah tahun 2026 ditetapkan sebagai “Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia untuk Menunjang Penguatan Ekonomi dan Pembangunan Infrastruktur yang Berkelanjutan.”
Disebutkan fokus pembangunan meliputi :
1. Pengembangan ekonomi agromaritim dan iklim investasi.
2. Pemerataan infrastruktur yang berwawasan lingkungan.
3. Pemberdayaan UMKM, peningkatan tenaga kerja, dan pengentasan kemiskinan.
4. Pemerataan pelayanan pendidikan, kesehatan, dan jaminan sosial.
5. Peningkatan kualitas SDM secara menyeluruh.
Untuk mendukung rencana belanja, Pemerintah Daerah juga menetapkan rancangan penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp300 miliar yang bersumber dari SILPA, dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp6,5 miliar untuk tambahan penyertaan modal pada Bank BPR Kotabaru. Langkah ini diambil guna memperkuat lembaga keuangan daerah dalam menciptakan iklim usaha yang sehat dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Dengan serangkaian kebijakan dan arah pembangunan yang dirancang tersebut, Pemkab Kotabaru menegaskan komitmennya untuk terus terbuka terhadap masukan semua pihak demi kemajuan daerah yang lebih baik, tangguh, dan berkelanjutan.
Kalimantanlive.com
Sumber : Diskominfo







